Posted on Desember 8, 2009 by scouteng
Dahulu, waktu saya masih sekolah menengah pertama, saya mungkin terlalu percaya dan yakin dunia ini begitu indah dan diisi orang-orang baik, sehingga secara naluri saya selalu percaya pada apa yang dikatakan orang, khususnya para guru, dan khususnya lagi guru agama. untuk urusan agama memang di temapt saya hidup ada faham yang seakan2 kita tidak boleh melawan, membantah, atau tidak percaya pada guru agama (kiyai).
Seiring berjalannya waktu, saya menemukan beberapa orang ahli agama yang sama-sama ahli namun berbeda ajaran, dari situ saya mulai mengkritisi dan meragukan apa yang mereka sampaikan. namun jika sya mengkritisi secara langsung orang-orang yang katanya ahli agama, mesti ada yang bilang kamu itu tau apa, sudahlah, ikuti saja mereka.
Lalu, bukankah perbuatan manusia akan dibalas sesuai perbuatan masing-masing, kalau balasannya dilakukan atas tindakan masing-masing, kenapa tiap orang mesti ikut pada orang lainnya, kenapa kita tidak memberikan kebebasan berpikir dan menjalankan pikiran kita masing-masing. sampai sekarang saya merasa daham yang mengatakan bahwa kita harus mengikuti kiyai A, ustad B dan sebagainya adalah faham egois membabi buta yang menghina manusia yang sudah diberikan pikiran masing-masing oleh Tuhannya. karena pembalasan terhadap manusia di hari akhir katanya dilakukan kepada setiap individu atas perbuatannya sendiri, bukan pada kelompok atau atas perbuatan orang lain.
DIarsipkan di bawah: Opini | Ditandai: egois, kiyai | 1 Komentar »
Posted on Desember 6, 2009 by scouteng
Kalau masuk sekolah ada Masa Orientasi Siswa (MOS), kalau masuk kuliah ada Orientasi Pengenalan Kampus (OSPEK), kalau masuk pengutus OSIS ada LDK, kalau mau jadi pengurus BEM ada LKMM TD/TM/TL. lalu apa juga tidak perlu ada orientasi buat anggota baru DPR kita? bukankah banyak anggota DPR yang tidak mengenal politik? bukannya banyak anggota DPR yang tidak mengenal budgeting, bukankah banyak anggota DPR yang tidak mengenal hukum..
Ketika masa kampanye dulu, saya tersentak ketika melihat seorang calon anggota DPR dari artis yang ketika ditanya soal beberapa hal jawabnya “saya tidak tahu, tapi saya siap untuk belajar”. nah kan? emang DPR itu tempat kuliah ya, bukannya disana tempat orang-orang pintar yang katanya mau mikirin rakyat?. terus kalau isinya orang-orang yang baru mau belajar gimana jadinya bangsa ini.
Hemm.. atau DPR sekarang emang bertujuan untuk mengetuk palu tanda setuju atas semua diputuskan pemerintah? kita liat nanti seperti apa hasilnya
DIarsipkan di bawah: Opini | Ditandai: artis, belajar, DPR, kuliah, ospek | Leave a Comment »
Posted on Desember 4, 2009 by scouteng
Membaca koran jawa pos hari ini cungguh mengejutkan, berita tentang video mesum anak sma faforit di gersik. sungguh hal yang sanat memalukan karena gersik dikenal dengan kota santri. atau memang karena kota santri sehingga ketika mengenal kebebasan maka akan menikmatinya secara berlebihan. seperti peer yang jika mendapat tekanan, setelah dilepas dia akan mendal lebih keras.
Selain kasus video mesum anak sema tersebut, menurut penulis di jawa pos hari ini, di gersik juga banyak berkembang warung kopi plus.. meskipun dalam tulisannya tidak dijelaskan apa maksud dari plus tersebut, namun kita semua langsung dapat memahami yang dimaksud plusnya itu. semoga itu bukanlah fenomena gunung es yang terus berkembang.
DIarsipkan di bawah: Opini | Ditandai: anak gersik, gersik geger, mesum, mesum sma, sma favorit | Leave a Comment »
Posted on November 30, 2009 by scouteng
Kangean, 30 november 2009 rencana akan mulai beroperasi kapal cepat menuju pulau kangean. ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat kangean. selama ini perjalan kalianget kangean dapat ditempuh dengan waktu paling cepat 8 jam oleh dharma bahari sumekar 1. sekarang sudah ada kapal baru yaitu expres bahari yang katanya mampu menempuh kalianget – kangean hanya dalam waktu 3,5 jam. ini perkembangan yang luar biasa. meskipun kapal ini hanya bisa membawa muatan penumpang, namun hal ini tetap harus diapresiasi. semoga kapal ini dapat bertahan lama. amin..
DIarsipkan di bawah: lainnya | Ditandai: darma bahari sumekar, expres bahari, Kangean, kapal, kapal cepat ke kangean, Sumenep | Leave a Comment »
Posted on November 26, 2009 by scouteng
ini adalah jurnal-jurnal internasional yang sangat berharga, semoga bermanfaat kawan..
DIarsipkan di bawah: lainnya | Ditandai: jurnal | 2 Komentar »
Posted on Oktober 23, 2009 by scouteng
Pada suatu malam yang tidak begitu indah saya jalan – jalan ke sebuah taman yang terkenal di surabaya, suasanya cukup menyenangkan dan ramai dengan anak-anak kecil yang bermain. tidak akalah ramai juga pedagang yang sedang berdagang untuk mendapatkan banyak suap nasi. suasana ini membuat orang-orang betah jalan-jalan ke taman bungkul apalagi pada malam liburan khususnya malam minggu. tapi bukan ini yang sebenarnya mau saya ceritakan.
Ini dia, waktu datang ke taman bungkul yang mengendarai sepeda motor dan langsung parkir di bukan tempat parkir. disana sudah banyak motor yang berjejer dan ada petugasnya pula, yang kadang menggunakan baju khusus tukang parkir (seragam). meskipun sepertinya tidak ada jaminan diganti kalau motor hilang, penjaga parkir memberi instruksi untuk tidak mengunci setir dan memberikan karcis keluaran pemda. di karcisnya terstempel tanggal hari itu, dari sini saya berfikir ” o ini karcis asli”. saya berfikir seperti ini karena biasanya di beberapa tempat di surabaya menggunakan karcis yang sudah kadaluarsa.
pendeknya cerita, setelah menikmati muter di taman bungkul tersebut (kayak waktu sekolah aja kalimatnya), saya pun berniat pulang, pas mau pulang saya menunjukkan karcis tadi, tapi ternyata sang penjada parkir memintanya, dalam otak saya berfikir, “kalo diminta lagi entar dipake lagi, terus itungan uang yang masuk negara gimana?”. tapi ah sudahlah, dunia emang gitu. karena di karcisnya tadi itu tertulis dengan jelas Rp. 500.00 maka saya mengeluarkan uang pas sesuai tulusannya tadi, nah tapi tukang parkirnya minta Rp 2000, nah kan? terus gimana ini. salahnya dimana hayo??? kalo seprti ini terus, kapan negeri kita akan maju, tukang parkir aja udah korupsi. mungkin nilai uangnya sedikit, tapi kalau berumpul ya jadi banyak.. duh..
DIarsipkan di bawah: Opini, idealisme | Ditandai: korupsi, liburan, parkir, surabaya, taman, taman bungkul | Leave a Comment »