Haruskah aku menyerah, sudah berkali-kali aku mendengarnya, tapi aku tetap tak mau percaya itu. ah sudahlah pikirku, tapi hatiku tak dapat berbohong, kecewa yang kurasa. disinilah mungkin aku harus instrospeksi diri, tidak perlu menuntut orang lain. semua itu kan karena aku, salah dan bener tergantung diriku.Tapi tetap saja, aku merasa tak berharga, ya mungkin memang tak berharga. aku hanyalah aku, ya beginilah aku yang selama ini salah menilai diriku. Kenapa aku merasa kau tak menghargai keberanianku, kau tak menilai keberadaanku, lalu untuk apa aku disini. Aku ragu untuk tetap bertahan, aku ragu untuk memilih, kalo memang aku tak terlalu berguna disini, biarlah aku pergi, biarlah aku menghilang, bebas dengan siapa saja aku bermain.
Tapi, cintaku tak dapat melakukannya, aku terlalu cinta untuk pergi. Entah apa yang ku cinta, meski dada ini sesak setiap aku mengingatnya, tapi…
Do’akan aku mampu bertahan teman, aku aku belum cukup dewasa dan belum cukup mampu untuk bertahan. Meski aku selalu tenang disisimu, namun dunia ini terus berjalan dan akhirnya aku harus pergi, bukan untuk kembali tapi untuk selamanya.. Kecuali kau mau pergi bersamaku.
buatmu yang tak pernah mau memahamiku
DIarsipkan di bawah: My journey




kadang kita belum menemukan alasan kenapa kita begitu mencintai sesuatu. ada yang bilang kalo kamu mencintai sesuatu karena ‘a’ maka ketika ‘a’ itu hilang kamu tidak akan mencintainya lagi, rasakan saja gak terlalu penting untuk memikirkan alasannya.maka tetaplah mencintai kalaupun alasan itu belum/gak ada
::nuha85
seandainya aku bisa menemukan alasan itu, mungkin aku akan mudah menghilangkan cintaku, dan mungkin aku akan lebih mudah menjalani hidup inikalau tanpa cinta itu.. tapi mungkin aku akan tetap mencinta hingga semua hilang bersama waktu
waktu bisa ‘mengantar’ kita pada jawaban itu, tapi yang menemukan dan menyimpulkan semuanya adalah kita
:: nuha
aku mulai belajar mencari jawaban ini, semoga menemukan jawaban yang benar.