Beberapa hari ini aku merasakan sakit, bukan jiwaku yang sakit, tapi raga ini.
ku coba gambarkan rasa sakitku,
waktu puncak sakitnya rasanya gini: kepala berdenyut kencang, badan terasa dingin, kalau dipegang yang megang merasa kepanasan, ku ukur pake themometer suhunya 39,5 drajat celcius. ku bawa ke dokter, dikasi obat, esoknya udah mulai turun panasnya,flunya juga tapi batuknya masih, kepalaku sembuh separuh, jadinya sakit kepala sebelah.
kemudian keluar bercak-bercak merah ditanganku, temenku yang bukan dokter, menganalisa dan mengeluarkan hasil diagnosanya, katanya aku kena demam berdarah dan harus segera periksa ke rumah sakit. pacarku yang sepertinya pengalaman dengan sakit yang sama langsung memintaku ke rumah sakit dan rela membatalkan kepulangannya untuk mengantarku ke rumah sakit, tapi aku nekat gak mau.
malamnya dengan penuh kasih sayang pacarku meminta aku untuk periksa ke rumah sakit, sepertinya dia takut aku mati kalo gak periksa. akupun berangkat ke rumah sakit dengan dikawal dua orang teman.
darahku diambil ber banyak cc, pake suntikan kecil tu. aku nunggu hasil lab yang diantara banyak orang yang nunggu hasil lab ku terakhir keluar. aku baca hasilnya, trombositnya normal.
dibawahnya ada hasil tes widal, thypi-O,parathypi-A,parathypi-B semuanya positif. aku seneng karena tulisannya positif. ku bawa ke dokternya, eh ternyata itu nama bakteri penyakit, katanya aku positif kena penyakit tipes dan disuru ngamar di rumah sakit. duh sial, tak pikir positif itu artinya bagus..
tapi aku gak mau ngamar dan pulang dech ke kos, pacarku sms agar aku ikuti anjuran dokter untuk dirawat di rumah sakit sampe ngancam gak mau sms lagi sebelum aku ikuti anjuran dokter. kayaknya dia takut banget aku mati.
sekarang aku dah bisa online lagi dan dah enak badan..
now my body is delicious.. artinya: sekarang badan saya sudah enak..
DIarsipkan di bawah: my feel | Ditandai: dokter, rumah sakit, sakit, tipes



