Peringatan hari kartini tanggal 21 April selalu diwarnai dengan berbagai cara, rata-rata menggunakan kebaya atau mengadakan acara-acara dalam rangka hari kartini, namun makna dari hari kartini sendiri sudah kurang tampak, kartini hanya menjadi simbol saja. Semangat seorang Kartini untuk maju meskipun beliau perempuan bahkan sering disalah- maknakan oleh perempuan masa kini, kemajuan perempuan selalu digembar-bemborkan dalam rangka emansipasi wanita yang kebanyakan difokuskan pada dunia kerja yang kadang sampai melupakan kodratnya sebagai ibu, sehingga anak-anaknya lebih sering bergaul dengan orang lain atau pembantu.
Tugas perempuan sebagai ibu rumah tangga juga sering ditinggalkan sehingga bisa dikatakan di dalam rumah tangga sering ada perempuan “pengganti”, bukan pembantu. Disebut pengganti karena hampir sebagian besar tugas ibu rumah tangga digantikan, bukan membantu ibu rumah tangga utama, mungkin hanya urusan dalam kamar saja yang tidak digantikan.
.
Ayo para kartini, majulah terus tapi jangan lupakan kodrat sebagai perempuan…!
Filed under: lainnya Tagged: | hari kartini, ibu kartini, kartini



